Lyon

Kota Kuliner, Sejarah, dan Cahaya di Jantung Prancis

Terletak di pertemuan dua sungai besar—Rhône dan Saône, Lyon adalah kota yang memadukan sejarah kuno, kuliner kelas dunia, dan atmosfer modern yang memikat. Sebagai kota terbesar ketiga di Prancis, Lyon bukan hanya pusat ekonomi dan budaya, tetapi juga destinasi wisata yang memikat hati jutaan pelancong setiap tahunnya.

Sejarah Kaya dan Warisan Dunia

Lyon berdiri sejak zaman Romawi dengan nama Lugdunum, ibukota Galia pada tahun 43 SM. Jejak kejayaannya masih bisa dilihat hingga kini:

  • Amphithéâtre des Trois Gaules – peninggalan Romawi yang masih bertahan.

  • Basilique Notre-Dame de Fourvière – ikon kota di atas bukit Fourvière, dengan panorama Lyon yang menakjubkan.

  • Vieux Lyon (Old Town) – kawasan abad pertengahan dan Renaisans yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Surga Kuliner Dunia

Lyon dikenal sebagai ibukota kuliner Prancis. Gelar ini bukan tanpa alasan:

  • Bouchon Lyonnais – restoran tradisional yang menyajikan hidangan khas Lyon seperti quenelles, saucisson, dan salade lyonnaise.
  • Les Halles de Lyon Paul Bocuse – pasar makanan premium yang dinamai sesuai maestro kuliner legendaris Prancis, Paul Bocuse.
  • Wine pairing dengan anggur dari Rhône Valley dan Beaujolais menambah kesempurnaan pengalaman kuliner di Lyon.

Kota dengan Seribu Cahaya

Lyon juga terkenal dengan Festival Cahaya (Fête des Lumières) yang diadakan setiap Desember. Seluruh kota berubah menjadi galeri seni cahaya terbuka, memikat wisatawan dari seluruh dunia.

Seni, Budaya, dan Modernitas
  • Musée des Beaux-Arts de Lyon – salah satu museum seni terbesar di Prancis setelah Louvre.

  • Musée des Confluences – museum futuristik dengan arsitektur unik di pertemuan sungai Rhône dan Saône.

  • Traboules – lorong-lorong tersembunyi yang menghubungkan bangunan, khas Lyon sejak abad ke-19.

Aktivitas Wisata Menarik

  • Menyusuri sungai dengan perahu atau sekadar berjalan di tepiannya.
  • Bersepeda menggunakan sistem Vélo’v untuk mengeksplorasi kota.
  • Menikmati pemandangan malam Lyon yang romantis dari Fourvière Hill.

Aktivitas Wisata

  • Tur kastil bersejarah dengan pemandu.
  • Wine tasting di kebun anggur.
  • Bersepeda menyusuri jalur Loire à Vélo.
  • Menyusuri Sungai Loire dengan perahu.
  • Festival seni dan kuliner lokal.
Informasi Praktis
  • Lokasi: 470 km dari Paris (2 jam perjalanan dengan kereta TGV).

  • Waktu terbaik berkunjung: Musim semi (April–Juni) untuk cuaca nyaman, atau Desember saat Festival Cahaya.

  • Durasi ideal kunjungan: 2–3 hari.

Selalu Tahu Kabar Terbaru

Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo menarik dengan berlangganan newsletter kami.
Payment Patners
Kontak

Jakarta :

The Mansion Bougenville Fontana

Jl. Trembesi, Pademangan Tim., Kec. Kemayoran, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14410

Bali :

WorkBez Service Office

Graha Merdeka. Jl. Merdeka, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Copyright @ Red Feng by Jenovac Infinity Royal – Jenovac Group