
Tiongkok adalah negeri yang menyimpan peradaban ribuan tahun, dengan sejarah dinasti yang panjang dan kebudayaan istana yang megah. Dua simbol paling ikonik dari warisan tersebut adalah Forbidden City di Beijing dan Istana Potala di Lhasa, Tibet. Keduanya bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga saksi bisu perjalanan politik, agama, dan seni arsitektur yang memikat dunia.

Forbidden City : Pusat Kekuasaan Dinasti Ming dan Qing
Terletak di jantung Beijing, Forbidden City atau Kota Terlarang dibangun pada awal abad ke-15 pada masa Kaisar Yongle dari Dinasti Ming. Kompleks ini menjadi kediaman resmi 24 kaisar dari Dinasti Ming hingga Qing selama lebih dari 500 tahun.
Arsitektur Megah:
Luasnya mencapai sekitar 720.000 meter persegi dengan lebih dari 8.700 ruangan. Susunan bangunannya mengikuti prinsip feng shui, menampilkan harmoni antara manusia dan alam. Atap-atapnya yang berlapis ubin kuning melambangkan kekaisaran.
Pusat Budaya dan Politik:
Di balik dinding merahnya yang kokoh, segala keputusan penting negara diambil. Aula Tengah (Hall of Supreme Harmony) adalah tempat upacara kenegaraan terbesar, sementara taman istana di bagian utara menjadi ruang peristirahatan keluarga kekaisaran.
Status Warisan Dunia:
Pada 1987, UNESCO menetapkan Forbidden City sebagai Situs Warisan Dunia karena nilai sejarah, seni, dan arsitekturnya yang luar biasa.

Istana Potala : Simbol Spiritualitas dan Kekuasaan Tibet
Di puncak Bukit Merah (Marpo Ri), Lhasa, berdiri megah Istana Potala, istana dan biara yang menjadi simbol spiritual Tibet. Pembangunannya dimulai pada abad ke-7 di bawah Raja Songtsen Gampo, dan diperluas pada abad ke-17 oleh Dalai Lama ke-5.
Arsitektur Unik:
Istana Potala terdiri dari Istana Putih (kediaman Dalai Lama) dan Istana Merah (pusat kegiatan keagamaan). Dinding tebal berlapis batu dan kayu, dicat merah dan putih, berpadu dengan latar Pegunungan Himalaya yang dramatis.
Pusat Pemerintahan dan Agama:
Selama berabad-abad, Potala menjadi pusat administrasi dan spiritual Tibet. Ruangannya menyimpan patung Buddha kuno, mural indah, dan stupa emas tempat peristirahatan Dalai Lama terdahulu.
Pengakuan UNESCO:
Bersama Kuil Jokhang dan Norbulingka, Istana Potala ditetapkan sebagai Warisan Dunia pada 1994 karena keunikan seni, sejarah, dan makna religiusnya.

Benang Merah Kemegahan
Meski terpisah ribuan kilometer, Forbidden City dan Istana Potala memiliki kesamaan mendasar:
Simbol Kekuasaan: Keduanya mewakili puncak kejayaan politik dan keagamaan pada masanya.
Mahakarya Arsitektur: Menggabungkan seni bangunan tradisional dengan filosofi spiritual masing-masing wilayah.
Warisan Budaya Dunia: Menjadi saksi perjalanan peradaban Tiongkok yang multietnis dan beragam.
Tips Mengunjungi
Forbidden City:
Lokasi: Jingshan Front Street, Distrik Dongcheng, Beijing.
Jam Buka: Selasa–Minggu, pukul 08.30–17.00 (Senin tutup, kecuali libur nasional).
Tiket: Pemesanan online dianjurkan karena jumlah pengunjung dibatasi.
Istana Potala:
Lokasi: Bukit Merah, Kota Lhasa, Tibet.
Jam Buka: 09.00–16.00.
Catatan: Wisatawan asing memerlukan izin perjalanan khusus ke Tibet.
Perjalanan dari Forbidden City yang mewakili kemegahan kekaisaran Tiongkok hingga Istana Potala yang memancarkan spiritualitas Tibet adalah penelusuran dua sisi kebudayaan Tiongkok yang luas dan berlapis. Mengunjungi keduanya bukan sekadar menyaksikan arsitektur menakjubkan, tetapi juga memahami filosofi, kekuasaan, dan kepercayaan yang membentuk sejarah Tiongkok selama ribuan tahun.


Jakarta :
The Mansion Bougenville Fontana
Jl. Trembesi, Pademangan Tim., Kec. Kemayoran, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14410
Bali :
WorkBez Service Office
Graha Merdeka. Jl. Merdeka, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Copyright @ Red Feng by Jenovac Infinity Royal – Jenovac Group