Gua Seokguram

Keajaiban Spiritualitas dan Seni Batu dari Dinasti Silla

Terletak di lereng Gunung Tohamsan, sekitar 4 km dari Kuil Bulguksa, Gua Seokguram adalah salah satu mahakarya arsitektur dan spiritualitas tertinggi dari masa Dinasti Silla.
Dibangun pada abad ke-8 (sekitar tahun 751 Masehi) oleh Kim Daeseong, gua ini merupakan simbol perpaduan antara keindahan seni, keyakinan Buddha, dan kehebatan teknik arsitektur kuno Korea.

Pada tahun 1995, Seokguram bersama Kuil Bulguksa diresmikan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia, karena nilai sejarah, artistik, dan spiritualnya yang luar biasa.

Keindahan dan Keunikan Gua Seokguram

Patung Buddha Raksasa yang Menakjubkan
Di dalam gua terdapat patung Buddha Seokgamoni (Shakyamuni) yang duduk dalam posisi meditasi dengan tinggi sekitar 3,5 meter.
Wajahnya menampilkan ekspresi ketenangan mendalam, seolah memancarkan aura kedamaian bagi siapa pun yang melihatnya.

Arsitektur Batu yang Presisi dan Simetris
Gua ini dibangun sepenuhnya dari batu granit, disusun tanpa semen, namun tetap kokoh selama lebih dari 1.200 tahun. Struktur kubahnya yang melengkung sempurna menunjukkan teknologi arsitektur maju di zamannya.

Relung dan Ukiran Relief Spiritual
Dinding gua dipenuhi ukiran indah yang menggambarkan berbagai Bodhisattva, murid Buddha, dan dewa pelindung. Semua diukir dengan detail presisi, mencerminkan pemahaman mendalam terhadap ajaran Buddha dan estetika seni klasik Korea.

Lokasi dengan Pemandangan Alam Memukau
Dari area Seokguram, pengunjung dapat menikmati panorama menakjubkan Laut Timur (East Sea) yang terlihat di kejauhan.
Saat matahari terbit, sinar mentari pagi menembus lembah, menciptakan suasana spiritual yang sangat magis.

Jam Operasional & Tiket Masuk
  • Jam buka: 09.00 – 17.00 (setiap hari)

  • Harga tiket:

    • Dewasa: sekitar 5.000 won

    • Anak-anak: sekitar 3.000 won

  • Akses:
    Dari Kuil Bulguksa, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan sekitar 4 km ke atas Gunung Tohamsan dengan bus wisata, taksi, atau berjalan kaki melalui jalur pendakian yang sejuk.

Tips Wisata
  • Kunjungi pagi hari untuk menikmati ketenangan dan udara pegunungan yang segar.

  • Gunakan alas kaki yang nyaman, terutama jika memilih jalur trekking dari Bulguksa.

  • Fotografi di dalam gua dilarang, jadi nikmatilah pengalaman spiritual secara langsung tanpa kamera.

  • Pastikan membawa air minum dan jaket ringan karena udara di puncak cukup sejuk.

Gua Seokguram adalah simbol ketenangan abadi dan kebijaksanaan yang diwariskan dari masa lalu.
Dari pahatan batu hingga panorama alamnya, setiap detail di tempat ini membawa pengunjung pada pengalaman yang menyejukkan hati dan membuka wawasan spiritual.

Selalu Tahu Kabar Terbaru

Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo menarik dengan berlangganan newsletter kami.
Payment Patners
Kontak

Jakarta :

The Mansion Bougenville Fontana

Jl. Trembesi, Pademangan Tim., Kec. Kemayoran, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14410

Bali :

WorkBez Service Office

Graha Merdeka. Jl. Merdeka, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Copyright @ Red Feng by Jenovac Infinity Royal – Jenovac Group