


China merupakan negara dengan luas daratan sekitar 9,6 juta km², menjadikannya negara terluas ke-4 di dunia. Batas wilayahnya meliputi 14 negara, termasuk Rusia, India, Mongolia, dan Vietnam. Wilayah China sangat beragam, mulai dari:
Pegunungan Himalaya di barat daya (rumah bagi Gunung Everest di perbatasan dengan Nepal).
Padang pasir Gobi dan Taklamakan di utara.
Lembah Sungai Yangtze dan Sungai Kuning di timur, pusat lahirnya peradaban China.
Pesisir timur yang berbatasan dengan Laut China Timur, Laut Kuning, dan Laut China Selatan.
Iklimnya bervariasi: sub-tropis di selatan, gurun di barat laut, hingga iklim dingin di timur laut.
China memiliki sejarah panjang lebih dari 5.000 tahun, dengan peradaban kuno berkembang di sekitar Sungai Kuning. Dinasti pertama yang tercatat adalah Dinasti Xia (2100–1600 SM), disusul Dinasti Shang dan Dinasti Zhou.
Qin (221–206 SM): Dinasti yang menyatukan China pertama kali di bawah Kaisar Qin Shi Huang, membangun awal Tembok Besar.
Han (206 SM – 220 M): Masa kejayaan Jalur Sutra dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Tang (618–907 M): Era keemasan seni, budaya, dan perdagangan internasional.
Song (960–1279 M): Inovasi teknologi, termasuk kompas, percetakan, dan bubuk mesiu.
Ming (1368–1644 M): Pembangunan Tembok Besar secara besar-besaran dan penjelajahan laut oleh Laksamana Cheng Ho.
Qing (1644–1911 M): Dinasti terakhir yang runtuh setelah Revolusi Xinhai.
Tahun 1912 berdirinya Republik China setelah kejatuhan Dinasti Qing.
Tahun 1949 berdirilah Republik Rakyat China (RRC) di bawah kepemimpinan Mao Zedong.
Sejak reformasi ekonomi 1978 oleh Deng Xiaoping, China berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia.
China memiliki budaya yang sangat kaya dan berpengaruh:
Filsafat: Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme menjadi pilar nilai masyarakat.
Bahasa: Bahasa Mandarin adalah bahasa resmi dengan penutur terbanyak di dunia.
Seni: Kaligrafi, opera Peking, seni bela diri (kung fu, tai chi), serta lukisan tradisional.
Arsitektur: Pagoda, istana kekaisaran, dan desa-desa tradisional berpadu dengan gedung pencakar langit modern.
Festival: Tahun Baru Imlek, Festival Pertengahan Musim Gugur, Festival Perahu Naga.
Masakan: Kaya rasa dan bervariasi – mulai dari Dim Sum Kanton, Bebek Peking, Hotpot Sichuan, hingga Mie Lanzhou.
Tembok Besar China – salah satu keajaiban dunia dengan panjang lebih dari 21.000 km.
Beijing – ibu kota dengan Forbidden City, Tiananmen Square, dan Kuil Surga.
Shanghai – kota modern dengan skyline futuristik di Pudong dan Bund klasik.
Xi’an – rumah bagi pasukan Terakota (Terracotta Army).
Guilin & Yangshuo – pemandangan karst menakjubkan di tepi Sungai Li.
Tibet (Lhasa) – pusat spiritual Buddhisme Tibet dengan Potala Palace.
Chengdu – pusat konservasi panda raksasa.
Hangzhou – terkenal dengan Danau Barat (West Lake) yang indah.
Hong Kong & Makau – pusat hiburan, belanja, dan perpaduan budaya Timur-Barat.
Masyarakat China hidup dalam keseimbangan antara tradisi kuno dan modernisasi cepat. Kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen menjadi simbol kemajuan teknologi dan ekonomi, sementara desa-desa pedalaman masih mempertahankan cara hidup tradisional.
Yang wajib kalian ketahui sebelum berkunjung
Yang perlu disiapkan hingga cara terbaik berkunjung
Musim Semi (Maret–Mei): Cuaca sejuk, bunga bermekaran.
Musim Gugur (September–November): Cuaca nyaman, langit cerah, cocok untuk wisata kota dan alam.
Musim Panas (Juni–Agustus): Cocok untuk ke pegunungan, tapi cukup panas di kota besar.
Musim Dingin (Desember–Februari): Cocok untuk wisata salju, terutama di Harbin.
Bahasa resmi adalah Mandarin (Putonghua). Namun di beberapa daerah juga ada dialek lokal (Kanton, Hokkien, Shanghainese). Di kota besar, beberapa orang bisa berbahasa Inggris, terutama di hotel, bandara, atau destinasi wisata populer.
Mata uang resmi adalah Renminbi (RMB) atau Yuan (CNY).
1 Yuan ≈ Rp2.100 (kurs dapat berubah).
Tips:
Gunakan WeChat Pay atau Alipay (aplikasi pembayaran digital) – banyak dipakai di China.
Bawa uang tunai secukupnya untuk belanja di pasar tradisional.
Kartu kredit internasional diterima di hotel besar dan pusat belanja.
Internet di China dibatasi oleh Great Firewall, sehingga banyak aplikasi asing (Google, WhatsApp, Instagram, Facebook, YouTube) tidak bisa diakses langsung.
Solusi:
Gunakan VPN legal sebelum tiba di China.
Aplikasi lokal yang populer: WeChat (pesan & pembayaran), Baidu (pencarian), Didi (transportasi).
Ya, tetapi terbatas di beberapa wilayah. Kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Xi’an memiliki banyak restoran halal (biasanya restoran Muslim Uyghur dari Xinjiang). Cari logo halal (清真 / Qingzhen) di restoran.
Kenali daya tariknya yang tak boleh terlewat
Beragam destinasi wisata di China, mulai dari wisata alam, sejarah, sampai yang lagi viral.
Panduan wisata di China untuk perjalanan liburan tak terlupakan.
Temukan liburan seru dan murah ke china bersama Red Feng



Jakarta :
The Mansion Bougenville Fontana
Jl. Trembesi, Pademangan Tim., Kec. Kemayoran, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14410
Bali :
WorkBez Service Office
Graha Merdeka. Jl. Merdeka, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Copyright @ Red Feng by Jenovac Infinity Royal – Jenovac Group

Musim Semi (Maret–Mei): Cuaca sejuk, bunga bermekaran.
Musim Gugur (September–November): Cuaca nyaman, langit cerah, cocok untuk wisata kota dan alam.
Musim Panas (Juni–Agustus): Cocok untuk ke pegunungan, tapi cukup panas di kota besar.
Musim Dingin (Desember–Februari): Cocok untuk wisata salju, terutama di Harbin.
Bahasa resmi adalah Mandarin (Putonghua). Namun di beberapa daerah juga ada dialek lokal (Kanton, Hokkien, Shanghainese). Di kota besar, beberapa orang bisa berbahasa Inggris, terutama di hotel, bandara, atau destinasi wisata populer.
Mata uang resmi adalah Renminbi (RMB) atau Yuan (CNY).
1 Yuan ≈ Rp2.100 (kurs dapat berubah).
Tips:
Gunakan WeChat Pay atau Alipay (aplikasi pembayaran digital) – banyak dipakai di China.
Bawa uang tunai secukupnya untuk belanja di pasar tradisional.
Kartu kredit internasional diterima di hotel besar dan pusat belanja.
Internet di China dibatasi oleh Great Firewall, sehingga banyak aplikasi asing (Google, WhatsApp, Instagram, Facebook, YouTube) tidak bisa diakses langsung.
Solusi:
Gunakan VPN legal sebelum tiba di China.
Aplikasi lokal yang populer: WeChat (pesan & pembayaran), Baidu (pencarian), Didi (transportasi).
Kereta Cepat (High-Speed Train) – tercepat dan nyaman untuk bepergian antar kota.
Pesawat Domestik – pilihan untuk jarak jauh, misalnya Beijing ke Guangzhou.
Subway/Metro – tersedia di hampir semua kota besar, murah dan efisien.
Takki & Didi (seperti Grab/Uber) – banyak digunakan di kota besar.
Bus Kota & Antar Kota – murah, tapi perlu kemampuan bahasa lokal.
Ya, tetapi terbatas di beberapa wilayah. Kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Xi’an memiliki banyak restoran halal (biasanya restoran Muslim Uyghur dari Xinjiang). Cari logo halal (清真 / Qingzhen) di restoran.
Beijing: Tembok Besar, Kota Terlarang (Forbidden City), Tiananmen.
Shanghai: Bund, Oriental Pearl Tower, Disneyland Shanghai.
Xi’an: Pasukan Terakota.
Guilin & Yangshuo: Pemandangan Sungai Li.
Chengdu: Pusat panda raksasa.
Tibet (Lhasa): Potala Palace.
Harbin: Festival Es & Salju.
Ya, China relatif aman untuk wisatawan. Tingkat kejahatan jalanan rendah, meskipun tetap perlu waspada terhadap penipuan turis di area wisata populer (misalnya ajakan minum teh atau belanja dengan harga tinggi).
Air keran di China tidak disarankan diminum langsung. Gunakan air kemasan.
Pastikan makanan dimasak matang.
Untuk perjalanan panjang, disarankan membawa obat pribadi.
Teh hijau & teh oolong.
Sutra China.
Kerajinan giok & porselen.
Snack khas China.
Kaligrafi & lukisan tradisional.